Langsung ke konten utama

Starbucks, Taipei 101, Taiwan

Tersedia dalam bahasa Inggris: Klik Disini

Salah satu destinasi yang cukup populer di ibukota Taiwan, Taipei yaitu coffee shop yang sudah tidak asing bagi kita bahkan di Jakarta kita bisa menemukan Starbucks ada dimana-dimana. Namun ada sesuatu yang spesial dengan cabang ini di Taipei.



Letaknya di sebuah gedung yang menjadi icon Taipei yaitu gedung Taipei 101. Gedung ini merupakan properti tertinggi di Taiwan, memang sih di negara-negara lain kita bisa menemukan tower yang lebih tinggi, namun spot ini tentu memiliki pesonanya tersendiri.



Gedung ini berisi tempat perbelanjaan dan kantor perusahaan. Dengan desain yang cukup mewah dan terdapat atrium yang cukup luas dengan spot foto yang menarik. Luasnya memang tidak sebesar mall yang ada di Jakarta, tetapi brand yang ditawarkan sangat berkelas.



Kita bisa mengunjungi lantai tertinggi dari Taipei 101 ini di lantai 89, namun tentu dengan biaya sekitar NT$ 600 atau sekitar Rp 270,000. Untuk lebih hemat, kita bisa kok naik ke atas untuk menikmati pemandangan kota Taipei dengan melakukan reservasi terlebih dahulu di Starbucks dan melakukan pembelian minimal NT$ 200 atau sekitar Rp 80,000 per orangnya.



Sebagai informasi, kita harus melakukan reservasi dulu sebelum kesana, dikarenakan tingginya antusias pengunjung, sehingga kita tidak bisa akses kesana tanpa adanya reservasi melalui telepon. Informasi lainnya, minta bantuan resepsionis hotel atau tur guide untuk menelepon jika kamu tidak fasih bahasa mandarin.



Setelah reservasi, kita akan mendapat nomor booking dari Starbucks. Sampai di gedung Taipei 101, segera menuju ke lobi office dimana disana kita akan menemukan line antrian untuk ke Starbucks. Setelah menunggu beberapa menit, salah satu staff dari Starbucks dengan ciri khas apron hijau akan menghampiri kita dan memandu untuk naik menuju Starbucks di lantai 35.



Tempatnya tidak terlalu besar, dengan ruang yang memuat sekitar 20-30 orang. Terlihat jendela-jendela dengan ukuran besar yang mengarah ke pemandagan kota Taipei. Walaupun tidak terlalu tinggi, tapi ini bisa menjadi sebuah momen dimana kita menikmati secangkir kopi sambil menikmati pemandangan kota dari ketinggian.



Dengan adanya minimal pembelian, maka aku harus membeli menu ataupun tumbler dengan total harga senilai NT$ 200. Kali ini aku mencoba menu yang tidak tersedia di Indonesia seperti Rose Fancy Tea Latte, minuman teh dengan campuran susu lalu aroma mawar yang cukup unik.



Aku juga mencoba makanannya berupa Pork Cheese Burger, dengan bun berwarna merah jambu lalu menggunakan irisan daging babi yang dimasak dengan bumbu yang gurih. Untuk negara seperti Taiwan, menjual makanan yang mengandung daging babi adalah hal yang biasa.



Rasanya cukup enak, dengan  tekstur bun yang garing di bagian samping dan empuk di tengahnya. Lalu dipadu dengan daging babi yang dilumuri dengan saus dan bumbu yang gurih serta irisan bawang bombay yang memberikan sensasi tersendiri.



Sebagai sesuatu pengalaman, mengunjungi Starbucks di Taipei 101 ini cukup aku rekomendasikan. Dengan harga yang lebih terjangkau kita bisa menikmati pemandangan kota dari ketinggian di salah satu icon dari Taiwan. Selain itu kita juga bisa menikmati berbagai makanan dan minuman yang tidak bisa ditemukan di cabang Indonesia.

Starbucks Taipei 101,
110, Taiwan, Taipei City, Xinyi District, Section 5, Xinyi Road
Tel: +886 2 8101 0701

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hwaro Korean Steakhouse BBQ, Jakarta

Bahasa l English Weekend yang menyenangkan, siapa sih yang tidak suka dengan all you can eat. Mungkin sebagian dari kalian sudah sering cobain all you can eat di hotel ya. Atau bbq, shbau-shabu yang di shopping mall. Tapi gimana kalau Korean BBQ yang bahannya super premium dengan kualitas A5 Wagyu? Nah di Hwaro menawarkan konsep Weekend Brunch dengan all you can order berbagai menu. Aku cerita mulai dari interiornya, dari depan restoran mungkin tampak biasa saja gedung 4 lantai dengan area parkir secukupnya, udah familiar kan sama area Senopati Jakarta yang identik sama jasa Vallet. Begitu masuk ke dalam, interiornya memang dahsyat! Nuansa elegan dengan tone warna gelap, sentuhan ornamen menarik terutama kain yang menggantung sepanjang area restoran menyerupai gulungan awan. Terlihat juga pola etnik pada beberapa sudut area.  Untuk lt.1 merupakan area main dining, sedangkan lantai atasnya semua private room dengan kapasitas yang bervariasi. Di setiap meja ini terdapat alat grill na...

Tom's by Tom Aiken, The Langham Jakarta

Bahasa l English Akhir pekan yang cerah dimana kondisi pandemi di Indonesia semakin membaik belakangan ini. Aktifitas di ruang publik semakin normal sehingga bisa kita temukan beberapa tempat dengan keramaian. Salah satunya restoran ini yang butuh beberapa minggu untuk aku melakukan reservasi sebelumnya dikarenakan full setiap weekend. The Langham Jakarta memang baru beroperasi di tahun ini dan mengundang antusias yang besar bari Jakarta's community. Tidak terkecuali dengan restoran yang dibangun dengan konsep British yang mewah dan didevelop oleh seorang chef dari Inggris, Tom Aikens yang mengelola sebuah restoran Michelin Star di London. Membawa nama Tom's Jakarta dengan aneka hidangan klasik ala Inggris. Lokasi restoran ini terletak di lantai L, area resepsionis dan bisa dibilang lantai 62. Restoran dengan kapasitas area cukup besar, ceiling yang tinggi, sentuhan warna putih, biru, sofa merah, dan lampu lapisan warna emas memberikan suasana ruangan ala Inggris. Terlihat peng...

Cut The Crab, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Bahasa l Inggris Kembali ke Jakarta, kembali ke aktifitasku seperti biasa. Memutari restoran dengan aneka konsep menjadi rutinitas sehari-hari yang aku lakukan selam menjadi seorang food blogger. Nah kali ini berkesempatan bersama dengan Nibble Indonesia, sebuah aplikasi berbasis IOS dan Android dengan fitur informasi kuliner yang memberikan referensi untuk kita. Di acara kali ini, bersama dengan para user Nibble lainnya, aku mengunjungi salah satu restoran seafood yang cukup populer di Jakarta. Cut The Crab beroperasi cukup lama dengan jumlah 4 cabang hingga sekarang. Konsep seafood ala Amerika ini cukup unik dimana pengunjung akan menikmati aneka hidangan di atas meja tanpa piring sama sekali. Area yang cukup luas dengan 2 lantai dan tersedia pula ruang private yang terlihat memuat kapasitas cukup banyak hingga 20 orang. Makanan yang menjadi bintang utama di restoran ini tentu sesuai dengan namanya yaitu kepiting. Aneka kepiting dengan berbagai ukuran dan berat yan...