Langsung ke konten utama

Two Stories, Bogor, Jawa Barat

Tersedia dalam bahasa Indonesia: Klik Disini

Masih Cerita di Bogor, Berdasarkan rekomendasi dari teman, Two Stories ini merupakan restoran modern yang sedang popular di Bogor. Terletak di jalan Pajajaran, kawasan dimana yang terdapat banyak tempat makan atau restoran yang biasanya cukup padat pada penghujung pekan.

Seperti yang kuduga, pada saat sampai disana tampak penuh mobil yang parkir di depan restoran. Untungnya tidak lama kemudian, ada mobil yang hendak keluar sehingga aku bisa langsung masuk ke dalam restoran.



Two Stories ini terdapat dua lantai, tapi ternyata keduanya memiliki nama yang berbeda. Di bagian bawah adalah Two Stories Resto sedangkan bagian atas adalah Level 03 Rooftop & Grill By Two Stories. Keduanya memiliki konsep restoran dan menu yang ditawarkan berbeda.



Kali ini aku mengunjungi Two Stories Resto. Dengan konsep modern western yang didominasi dengan warna coklat gelap beserta dengan meja dan kursinya. Tempatnya cukup luas dan sesuai dengan tren restoran masa kini.


Berhubung malam minggu, tempat ini cukup ramai oleh pengunjung. Mereka menawarkan menu fusion yang cukup variatif. Tersedia makanan dari Western, Asian dan bahkan Indonesia. Tanpa menunggu waktu lama, aku order dua jenis makanan yaitu sup tulang iga dan double decker pizza.



Disini aku ingin mencoba dua jenis makanan dengan budaya dan gaya yang berbeda dimana sup iga tentunya jelas makanan Indonesia. Porsi yang disajikan cukup besar dengan potongan iga yang menggoda. Daging iganya empuk dan enak. Selain itu supnya terasa gurih dan asin sesuai dengan cita rasa Indonesia.



Sayangnya untuk pizza menurutku cukup aneh. Setelah beberapa pengalaman menikmati makanan Western di area Bogor, memang sampai saat ini aku jarang menemukan cita rasa makanan Wester yang patut direkomendasikan. Rasa pizza yang disajikan disini dengan dasar tepung yang menyerupai pancake, sama sekali tidak seperti sebuah pizza. Sedangkan toppingnya terdiri dari rendang dan sosis yang ditumpuk di atas mozzarella cheese.

Rasa topping yang aneh dan tidak menyatu dengan pizzanya. Menu pizza ini terkesan dibuat instan, padahal waktu penyajiannya memakan waktu sekitar 15 menit lho. Paling aneh adalah topping rendang yang sama sekali tidak mencitarasakan bumbu rendang sebenarnya.



Oleh karena itu, aku lebih saran kalau kamu memilih makanan Indonesia dimana cita rasa yang disajikan lebih sesuai. Untuk harga yang ditawarkan standar. Dengan tipikal kafe modern zaman sekarang, untuk Rp50.000-Rp 100.000 mungkin masih ok.

Namun aku tentunya menyarakan menu yang ditawarkan sebaiknya diperbaiki terutama dough pizza yang menurutku aneh. Yang patut diacungi jempol adalah pelayanan serta kebersihannya. Terlebih lagi dengan konsep restoran yang nyaman, tentunya Two Stories ini bisa menjadi tempat nongkron yang asyik.

Two Stories,
Jl. Pajajaran Indah 5 No. 7, Bogor Timur, Bogor
Tel: +6221 21889061

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tom's by Tom Aiken, The Langham Jakarta

Bahasa l English Akhir pekan yang cerah dimana kondisi pandemi di Indonesia semakin membaik belakangan ini. Aktifitas di ruang publik semakin normal sehingga bisa kita temukan beberapa tempat dengan keramaian. Salah satunya restoran ini yang butuh beberapa minggu untuk aku melakukan reservasi sebelumnya dikarenakan full setiap weekend. The Langham Jakarta memang baru beroperasi di tahun ini dan mengundang antusias yang besar bari Jakarta's community. Tidak terkecuali dengan restoran yang dibangun dengan konsep British yang mewah dan didevelop oleh seorang chef dari Inggris, Tom Aikens yang mengelola sebuah restoran Michelin Star di London. Membawa nama Tom's Jakarta dengan aneka hidangan klasik ala Inggris. Lokasi restoran ini terletak di lantai L, area resepsionis dan bisa dibilang lantai 62. Restoran dengan kapasitas area cukup besar, ceiling yang tinggi, sentuhan warna putih, biru, sofa merah, dan lampu lapisan warna emas memberikan suasana ruangan ala Inggris. Terlihat peng...

Hwaro Korean Steakhouse BBQ, Jakarta

Bahasa l English Weekend yang menyenangkan, siapa sih yang tidak suka dengan all you can eat. Mungkin sebagian dari kalian sudah sering cobain all you can eat di hotel ya. Atau bbq, shbau-shabu yang di shopping mall. Tapi gimana kalau Korean BBQ yang bahannya super premium dengan kualitas A5 Wagyu? Nah di Hwaro menawarkan konsep Weekend Brunch dengan all you can order berbagai menu. Aku cerita mulai dari interiornya, dari depan restoran mungkin tampak biasa saja gedung 4 lantai dengan area parkir secukupnya, udah familiar kan sama area Senopati Jakarta yang identik sama jasa Vallet. Begitu masuk ke dalam, interiornya memang dahsyat! Nuansa elegan dengan tone warna gelap, sentuhan ornamen menarik terutama kain yang menggantung sepanjang area restoran menyerupai gulungan awan. Terlihat juga pola etnik pada beberapa sudut area.  Untuk lt.1 merupakan area main dining, sedangkan lantai atasnya semua private room dengan kapasitas yang bervariasi. Di setiap meja ini terdapat alat grill na...

Cut The Crab, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Bahasa l Inggris Kembali ke Jakarta, kembali ke aktifitasku seperti biasa. Memutari restoran dengan aneka konsep menjadi rutinitas sehari-hari yang aku lakukan selam menjadi seorang food blogger. Nah kali ini berkesempatan bersama dengan Nibble Indonesia, sebuah aplikasi berbasis IOS dan Android dengan fitur informasi kuliner yang memberikan referensi untuk kita. Di acara kali ini, bersama dengan para user Nibble lainnya, aku mengunjungi salah satu restoran seafood yang cukup populer di Jakarta. Cut The Crab beroperasi cukup lama dengan jumlah 4 cabang hingga sekarang. Konsep seafood ala Amerika ini cukup unik dimana pengunjung akan menikmati aneka hidangan di atas meja tanpa piring sama sekali. Area yang cukup luas dengan 2 lantai dan tersedia pula ruang private yang terlihat memuat kapasitas cukup banyak hingga 20 orang. Makanan yang menjadi bintang utama di restoran ini tentu sesuai dengan namanya yaitu kepiting. Aneka kepiting dengan berbagai ukuran dan berat yan...