Langsung ke konten utama

Home Brew, Tangerang


Coffee Shop tentunya menjadi salah satu tempat favorit yang sering dikunjungi orang saat ini. Dengan berbagai macam konsep modern dan klasik, banyak yang menawarkan menu homebrew atau yang biasa dibilang manual brew coffee. Aku bukan penyuka kopi, tetapi selama aktif sebagai food blogger, aku bertemu dengan banyak teman-teman yang mempunya hobi atau ketertarikan dengan kopi.


Mengunjungi Home Brew Coffee pada saat Natal tahun kemarin, kita bisa melihat banyak dekorasi Natal yang cantik mengiasi ruangan. Sebenarnya, café ini memiliki interior yang menarik, tema klasik dan modern menyatu menjadi satu di dalam satu tempat. Dengan dominan material kayu dan besi, dan juga tersedia ruangan private yang bisa memuat sekitar 15 orang.


Untuk mendaptkan pemandangan yang berbeda, kita juga juga disediakan bagian outdoor dengan konsep teras. Disini kita menikmati kopi atau makanan sambil melihat suasana di sekitar kafe. Pada saat weekend, tempat ini tentunya cukup ramai dikunjungi orang. Tapi walaupun ramai, aku tetap merasakan ketenangan yang ok selama berada disana.


Sesuai nama kafe tersebut, mereka menyediakan bermacam-macam kopi baik jenis modern maupun klasik. Kita diajak ke kafe dengan konsep modern dimana kita bisa menikmati suasana bersama dengan teman-teman atau keluarga sambil menikmati secangkir kopi. Selain itu, ditambah dengan sofa-sofa yang nyaman dan membuat kita lebih santai untuk mengobrol.

Selain kopi, yang menarik disini kita juga bisa menikmati beberapa makanan apalagi jika lapar pada saat sebelum jam makan siang. Mereka menyediakan beberapa macam makanan fusion modern dari Western dan Asia. Aku sungguh merekomendasikan kamu untuk mencoba makanan disini apalagi kalau sedang lapar.


Monte Cristo adalah salah satu menu yang direkomendasikan disini. Menurutku menu satu ini memang enak! Sandwich bakaar yang diisi dengan red cheddar, mozzarella cheese, ham dan salad. Ini tentunya enak sekali disantap pada saat brunch, dan aku yakin kalian juga harus mencobanya.


Setelah itu aku juga mencoba Blue Curacao Chicken yang memiliki presentasi yang cantik. Ayam fillet yang dipanggang dengan bumbu tertentu disajikan bersama dengan salad dan saus biru yang mencolok. Sayangnya, menurutku menu ini agak sedikit aneh dimana saus yang pekat dengan rasa curacao yang biasanya dipakai untuk minuman kurang cocok dengan ayam tersebut. Rasa yang dihasilkan tidak menyatu dengan sempurna menurutku. Tapi menu satu ini memang cukup unik untuk dicoba.


Untuk minuman, kalau kamu tidak minum kopi, kita bisa memilih minuman non-kopi seperti mojito. Mereka menyediakan beberapa minuman dingin mojito dengan presentasi warna yang cantik. Setelah makan, aku tentunya memang suka minum minuman dingin dan ini cocok sekali.


Secara keseluruhan, aku bisa bilang tempat ini asyik untuk menghabiskan waktu sambil menikmati kopi atau makanan bersama dengan teman-teman atau keluarga. Suasana yang ditawarkan nyaman, tempt duduk yang empuk, makanan yang ok dan tentunya kopi yang mantap. Selain itu, harga yang ditawarkan juga cukup standar buat kantong kita.

Home Brew,
Jl. Alam Utama No. 1, Serpong Utara, Tangerang
Tel: +62858 14252 609

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cut The Crab, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Bahasa l Inggris Kembali ke Jakarta, kembali ke aktifitasku seperti biasa. Memutari restoran dengan aneka konsep menjadi rutinitas sehari-hari yang aku lakukan selam menjadi seorang food blogger. Nah kali ini berkesempatan bersama dengan Nibble Indonesia, sebuah aplikasi berbasis IOS dan Android dengan fitur informasi kuliner yang memberikan referensi untuk kita. Di acara kali ini, bersama dengan para user Nibble lainnya, aku mengunjungi salah satu restoran seafood yang cukup populer di Jakarta. Cut The Crab beroperasi cukup lama dengan jumlah 4 cabang hingga sekarang. Konsep seafood ala Amerika ini cukup unik dimana pengunjung akan menikmati aneka hidangan di atas meja tanpa piring sama sekali. Area yang cukup luas dengan 2 lantai dan tersedia pula ruang private yang terlihat memuat kapasitas cukup banyak hingga 20 orang. Makanan yang menjadi bintang utama di restoran ini tentu sesuai dengan namanya yaitu kepiting. Aneka kepiting dengan berbagai ukuran dan berat yan...

Apollo Wu Artisan Roast, Jakarta

Bahasa l English Mengikuti trend kuliner di Jakarta yang begitu cepat, tidak dipungkiri hidangan Chinese menjadi salah satu daftar makanan favorit para masyarakat Jakarta. Kalau sebelumnya restoran Chinese dominan di kawasan Jakarta Utara dan Barat, namun sekarang juga merambah ke Jakarta Pusat dan Selatan. Apollo Wu, sebuah restoran Chinese di kawasan Kuningan Jakarta, tepatnya di gedung The East yang merupakan area kantor premium baru buka di akhir tahun 2024 lalu. Interior yang mempesona begitu memasuki restoran dengan lorong yang penuh dengan dekorasi oriental yang cantik. Nuansa China yang klasik memberikan suasana yang berbeda di dalam sebuah gedung kantor. Secara kapasitas tidak terlalu besar, namun terdapat dua ruang VIP disini yang memadai. Konsep interior yang mengagumkan tampak di keseluruhan area restoran. Hidangan Signature disini yaitu Charsiu Trinity atau Charsiu Platter. Hidangan set dengan babi bbq yang dimasak dengan beragam teknik. Mulai dari A5 Charsiu, Cantonese, C...

Tom's by Tom Aiken, The Langham Jakarta

Bahasa l English Akhir pekan yang cerah dimana kondisi pandemi di Indonesia semakin membaik belakangan ini. Aktifitas di ruang publik semakin normal sehingga bisa kita temukan beberapa tempat dengan keramaian. Salah satunya restoran ini yang butuh beberapa minggu untuk aku melakukan reservasi sebelumnya dikarenakan full setiap weekend. The Langham Jakarta memang baru beroperasi di tahun ini dan mengundang antusias yang besar bari Jakarta's community. Tidak terkecuali dengan restoran yang dibangun dengan konsep British yang mewah dan didevelop oleh seorang chef dari Inggris, Tom Aikens yang mengelola sebuah restoran Michelin Star di London. Membawa nama Tom's Jakarta dengan aneka hidangan klasik ala Inggris. Lokasi restoran ini terletak di lantai L, area resepsionis dan bisa dibilang lantai 62. Restoran dengan kapasitas area cukup besar, ceiling yang tinggi, sentuhan warna putih, biru, sofa merah, dan lampu lapisan warna emas memberikan suasana ruangan ala Inggris. Terlihat peng...