Langsung ke konten utama

Chez Olivier, Tokyo, Japan

Bahasa l Inggris

Perjalanan ke Tokyo menjadi destinasi impian banyak orang. Kota modern dengan spot wisata yang variatif dimulai dari budaya kuno hinga tempat inovasi modern yang apik. Tidak lupa anda wajib mencicipi kuliner pilihan yang menarik. Di kesempatan ini, aku berkunjung ke sebuah restoran di kawasan Chiyoda, yang merupakan area pusat di Tokyo. Chez Olivier ini merupakan salah satu restoran yang terdaftar di Michelin Guide Japan hingga saat ini. Dari luar tampak pintu kaca dengan sisi berwarna merah yang menarik perhatian ketika melewatinya. Interior yang menawarkan atmosfer rumah yang nyaman dengan sentuhan gaya Eropa yang classy.
Sebelumnya aku berkenalan dengan Chef Olivier pada saat beliau berkunjung ke Jakarta dalam rangka kolaborasi bersama dengan Chef Gilles Marx dari Amuz Gourmet Jakarta. Di kesempatan ini aku yang mengunjungi beliau di restorannya untuk mencoba langsung menu lunch set yang menarik.
Set lunch ini terdiri dari 3 menu dimulai dari starter, main course dan dessert. Setiap pengunjung dapat memilih antara menu A, B dan C dengan pilihan dan jumlah menu yang berbeda. Atau kita juga bisa mencoba menu degustation yang merupakan khas Perancis dengan jumlah kurang lebih 7 menu. Salah satu menu yang wajib dicoba yaitu Wild sea trout, green asparagus bavarois, anise and preserved lemon.
Sajian ikan dengan penampilan yang mengesankan. Perpaduan elemen warna yang cerah dengan layer yang sungguh rapi. Sea trout ini merupakan jenis ikan air tawar yang biasa ditemukan di beberapa negara dari Laut Hitam hingga ke Selandia Baru, Chili, Argetina dan kawasan lainnya. Warnanya yang cerah dan tekstur super lembut dipadu dengan anise dengan aroma yang khas, lalu elemen lemon yang memberi asam kesegaran dan lengkap dengan potongan asparagus yang garing.
Untuk hidangan utama, ada menu yang spesial seperti Chicken breast from Landes, ham and basil, leg stuffed with basquaise vegetables. Hidangan khas Perancis dengan daging ayam dari Landes, sebuah kawasan di Perancis denagn presentasi yang menggiurkan. Sekilas hidangan ini tampak seperti hutam dengan quinoa seolah seperti rerumputan di sekitar. Setelah hidangan utama, sudah pasti waktunya dessert. Perpaduan pepper, raspberry, tomato, strawberry and pistachio dalam satu dessert.
Gabungan yang menghasilkan cita rasa unik, rasa yang segar dan fruity serta aroma legit dari pistachio yang lembut. Pengalaman makan siang di Chez Olivier menjadi spot dining yang wajib kamu kunjungi ketika ke Tokyo. Tidak harus selalu kuliner Jepang, anda juga bisa menemukan aneka pilihan kuliner lainnya yang menarik dan patut dicoba. Dengan kualitas makanan dan pengalaman yang ditawarkan, Chez Olivier memang pantas masuk ke dalam daftar Michelin Guide.
Selain itu untuk harga yang ditawarkan cukup standar mulai dari ¥2.800 atau sekitarRp 365.000, cukup terjangkau bukan untuk sebuah restoran Michelin Star. Sebaiknya anda melakukan reservasi terlebih dahulu dikarenakan pengunjung yang cukup ramai dan tempat dengan kapasitas seating yang tidak terlalu besar selayaknya restoran di Jepang kebanyakan.

Chez Olivier,
Japan, 〒102-0074 Tokyo, Chiyoda, Kudanminami, 4 Chome−1−10 1F
Tel: +81 3 6268 9933

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cut The Crab, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Bahasa l Inggris Kembali ke Jakarta, kembali ke aktifitasku seperti biasa. Memutari restoran dengan aneka konsep menjadi rutinitas sehari-hari yang aku lakukan selam menjadi seorang food blogger. Nah kali ini berkesempatan bersama dengan Nibble Indonesia, sebuah aplikasi berbasis IOS dan Android dengan fitur informasi kuliner yang memberikan referensi untuk kita. Di acara kali ini, bersama dengan para user Nibble lainnya, aku mengunjungi salah satu restoran seafood yang cukup populer di Jakarta. Cut The Crab beroperasi cukup lama dengan jumlah 4 cabang hingga sekarang. Konsep seafood ala Amerika ini cukup unik dimana pengunjung akan menikmati aneka hidangan di atas meja tanpa piring sama sekali. Area yang cukup luas dengan 2 lantai dan tersedia pula ruang private yang terlihat memuat kapasitas cukup banyak hingga 20 orang. Makanan yang menjadi bintang utama di restoran ini tentu sesuai dengan namanya yaitu kepiting. Aneka kepiting dengan berbagai ukuran dan berat yan...

Apollo Wu Artisan Roast, Jakarta

Bahasa l English Mengikuti trend kuliner di Jakarta yang begitu cepat, tidak dipungkiri hidangan Chinese menjadi salah satu daftar makanan favorit para masyarakat Jakarta. Kalau sebelumnya restoran Chinese dominan di kawasan Jakarta Utara dan Barat, namun sekarang juga merambah ke Jakarta Pusat dan Selatan. Apollo Wu, sebuah restoran Chinese di kawasan Kuningan Jakarta, tepatnya di gedung The East yang merupakan area kantor premium baru buka di akhir tahun 2024 lalu. Interior yang mempesona begitu memasuki restoran dengan lorong yang penuh dengan dekorasi oriental yang cantik. Nuansa China yang klasik memberikan suasana yang berbeda di dalam sebuah gedung kantor. Secara kapasitas tidak terlalu besar, namun terdapat dua ruang VIP disini yang memadai. Konsep interior yang mengagumkan tampak di keseluruhan area restoran. Hidangan Signature disini yaitu Charsiu Trinity atau Charsiu Platter. Hidangan set dengan babi bbq yang dimasak dengan beragam teknik. Mulai dari A5 Charsiu, Cantonese, C...

Tom's by Tom Aiken, The Langham Jakarta

Bahasa l English Akhir pekan yang cerah dimana kondisi pandemi di Indonesia semakin membaik belakangan ini. Aktifitas di ruang publik semakin normal sehingga bisa kita temukan beberapa tempat dengan keramaian. Salah satunya restoran ini yang butuh beberapa minggu untuk aku melakukan reservasi sebelumnya dikarenakan full setiap weekend. The Langham Jakarta memang baru beroperasi di tahun ini dan mengundang antusias yang besar bari Jakarta's community. Tidak terkecuali dengan restoran yang dibangun dengan konsep British yang mewah dan didevelop oleh seorang chef dari Inggris, Tom Aikens yang mengelola sebuah restoran Michelin Star di London. Membawa nama Tom's Jakarta dengan aneka hidangan klasik ala Inggris. Lokasi restoran ini terletak di lantai L, area resepsionis dan bisa dibilang lantai 62. Restoran dengan kapasitas area cukup besar, ceiling yang tinggi, sentuhan warna putih, biru, sofa merah, dan lampu lapisan warna emas memberikan suasana ruangan ala Inggris. Terlihat peng...